Ada nampak mami senyum? Ini. Soalan paling popular dan viral di kalangan rakyat Malaysia setelah menonton video Baby Shima salah seorang peserta dari Malaysia yang dimarah oleh Mas Idayu dalam satu pertandingan nyanyian di indonesia. Insiden itu secara tidak langsung menjadikan Baby Shima terkenal di dua negara Malaysia dan Indonesia.

Tinggalkan cerita atas pentas pertandingan itu kerana di Indonesia Baby Shima telah mencuba makan di sebuah warung yang terkenal menyajikan indomie dengan tahap kepedasan maksimanya dimasak dengan 150 biji cili.

Warung Indomie dan Jakarta di waktu malam memang tak terpisahkan. Pekerja yang pulang larut malam atau pelajar-pelajar universiti  mengerjakan tugas biasanya memilih makan Indomie melepaskan rasa lapar. Selain lebih murah dan jimat.

Salah satu warung Indomie yang menjadi tumpuan penggemar Indomie adalah Warung Abang Adek yang terletak di Jalan Mandala Utara Nomor 8, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.   Warung Abang Adek tak jauh beza dengan warung Indomie pinggir jalan lainnya. Hanya, warung ini terkenal dengan menu Indomie dengan tingkat kepedasan hingga 5 level.

Menurut Timus, ketua tukang masak Warung Abang Adek sekaligus adik dari pemilik Warung Abang Adek. Tingkat kepedasan ini tergantung dari jumlah cabai yang digunakan. Level pertama adalah Indomie Pedas yang memakai 20 cabai. Level berikutnya Indomie Pedas Biasa dengan 25 cabai.

Indomie Garuk, yang merupakan level ketiga dan paling banyak dipesan, memakai 75 cabai. Timus menjelaskan, nama Garuk dipakai kerana tahap pedasnya, pengunjung sampai  garu kepala untuk menghabiskan Indomie Garuk.

Namun, Indomie Garuk belum ada apa-apanya. Indomie Gila di level keempat menggunakan 100 cabai. Belum merasa pedas juga? Cuba saja level paling tinggi, Indomie Pedas Mampus dengan 150 cabai.

“Indomie Pedas Mampus memakai seperempat kilogram cabai,”  jelas Timus .

IKLAN

Ada dua jenis mi yang bolehj dipilih, iaitu Indomie Rebus atau Indomie Goreng, tetapi pengunjung lebih banyak memesan Indomie Goreng. Cara pembuatan Indomie Goreng ala Warung Abang Adek ini pertama-tama, cabai digiling sampai halus. Sementara itu, Indomie Goreng dimasak seperti biasa. Indomie kemudian digaul-gaul dalam cabai yang telah halus.

Salah satu pekerja yang bertugas mengaul cabai mengaku tangannya selalu panas kerana pedas walaupun sudah biasa dengan tugas itu.  Boleh dibayangkan betapa pedasnya Indomie ini. Sekilas, isi pinggan hanya nampak cabainya sahaja dengan warna merah menyala dan aroma pedas menyengat.

DIBUKA SEJAK 1995 DAN TERUS MENJADI TUMPUAN RAMAI

Warung Abang Adek ini sudah buka sejak 1995. Namun, nama-nama Pedas Mampus, Garuk, dan yang lainnya itu baru ada sejak dua tahun lalu.Menurut pemiliknya semua nama itu diberikan oleh pelanggan.

Ben Tien, Youtuber yang popular dengan Vlog review makanan street food , kepedasan yang terkawal apabila mencuba level paling tinggi. – Sumber google

 

 

IKLAN

 

 

 

 

 

 

 

 

IKLAN

 

 

Indomie Pedas Mampus ini muncul dari permintaan Gugun Gondrong. “Dulu Gugun Gondrong hampir setiap hari datang ke sini,” cerita Sartono. Sampai suatu hari, Gugun Gondrong minta dibuatkan Indomie yang pedas mampus. Tapi saat dihidangkan, Gugun  tidak memakannya dan mencabar siapa yang berani makan sampai habis akan diberi uang Rp 100.000 “Ada pekerja penjaga pakir dengar dan dia makan sampai habis,” kata Sartono.

PEMILIKNYA PUN TAK PERNAH CUBA LEVEL PEDAS TAHAN TINGGI TU

Sejak itu banyak yang memesan Indomie Pedas Mampus dan kemudian muncul level pedas lainnya. Menurut Sartono, lebih banyak pelanggan perempuan yang memesan Indomie Pedas Mampus daripada lelaki

Menggunakan jumlah cili yang banyak, harga cili yang mahal mendatangkan masalah juga kepada pemilik warung ini. Dia terpaksa menaikkan harga untuk Garuk, Gila, dan Pedas Mampus. Tetapi saat harga turun, Sartono juga menurunkan harganya kepada harga asal.

Warung Abang Adek ini dibuka dari pukul empat petang sampai empat pagi. Indomie yang dipesan bioleh ditambah dengan telur ceplok, kornet, dan keju. Harga Indomie Pedas Mampus kosong Rp 7.000. Harganya menjadi Rp 12.000 jika ditambah kornet.

Sartono sendiri belum pernah mencoba Indomie Super Pedas andalan warungnya.    “Saya tidak berani pedas,” beritahunya.

Selain Indomie pedas, Warung Abang Adek juga menjual menu lain, seperti ayam goreng dan ikan. Jika Anda mencari warung ini, jangan bertanya di mana Warung Abang Adek. Tapi bertanyalah, “Di mana warung pedas mampus”. Ya, warung ini lebih dikenal dengan nama Pedas Mampus daripada Abang Adek.

Sumber: Compas.com

Klik video ini kalau nak tengok reaksi Baby Shima Makan Indomie dengan 100 cili / cabe rawit.

https://youtu.be/ooF4hegAedo